-
117 Case Study – AI dan Otoritas Epistemik: Meninjau Kembali Hubungan Manusia-Mesin dalam Produksi Ilmu Pengetahuan
27/07/2026 -
Buah yang Paling Manis Adalah “Buahlil”: Memeifikasi Krisis Politik
27/07/2026 -
Janji Palsu? Menelisik Kembali Relevansi Pendidikan Tinggi dan Masyarakat yang Kita Inginkan di Era AI
27/07/2026 -
Cyberpunk dan Potret Kepemilikan Teknologi: sebuah Perspektif dari Global Selatan
27/07/2026 -
Di Balik Hype AI Indonesia: Siapa yang Membangun Manusianya?
23/07/2026 -
FISIPOL UGM dan University of Melbourne Perkuat Dialog Australia-Indonesia tentang Masa Depan Kecerdasan Artifisial
23/07/2026 -
Etika Promosi Soft-Selling oleh Kreator Digital dan Minimnya Regulasi Perlindungan Konsumen di Indonesia
10/07/2026 -
Pergeseran Otoritas atau Hanya Masyarakat yang Terfragmentasi? Studi Kasus Mama Ghufron
02/07/2026 -
[SIARAN PERS] PROLINER #12: Menjadi Agen Literasi Digital di Masyarakat: Membangun Ketahanan Digital dari Tingkat Komunitas
26/06/2026 -
Sudahkah Saatnya Kita Beralih dari Antroposentrisme? AI Generatif dan Masa Depan Seni Pasca-humanisme
23/06/2026 -
Berita Palsu Runtuh dengan Sendirinya: Bagaimana Pengguna Melawan Misinformasi AI secara Organik
17/06/2026 -
Membaca Indeks AI 2025: Menjembatani Prinsip dan Praktikdalam AI yang Bertanggung Jawab
26/05/2026











