- 24/08/2023
- Category: Siaran Pers
YouTube Channel CfDS, 18 Agustus 2023 –
Sebagai negara yang dianugerahi banyak kekayaan alam, budaya, dan keunikan di berbagai daerah, tentu pariwisata menjadi sektor primadona dalam mendongkrak perekonomian di Indonesia. Sebagai andil dalam memanfaatkan keuntungan tersebut, penekanan pada aspek adaptasi, inovasi, dan kolaborasi perlu diintegrasikan dengan teknologi digital guna mengembangkan potensi pariwisata yang dimiliki Indonesia, khususnya pasca-Pandemi Covid-19. Untuk itu, isu ini coba CfDS elaborasi lebih mendalam dengan mengundang Atourin, start-up penyedia layanan pariwisata, melalui Decision #6 yang bertajuk “Mengenal Pariwisata Digital: Solusi Menjanjikan Pasca Pandemi”. Benarivo Triadi Putra (CEO Atourin) hadir sebagai pembicara utama, dengan dipandu oleh Riska Gabriella (Social Media Assistant CfDS) selaku moderator.
Decision #6 dapat disaksikan kembali melalui link berikut https://www.youtube.com/live/wwKTHH7xRIM?feature=share
Bila berbicara mengenai pariwisata di Indonesia, Benarivo menemukan bahwa wisatawan Indonesia masih mengalami kesulitan untuk mencari informasi mengenai objek tujuan wisata yang “pas”. Walaupun sudah dipayungi oleh teknologi internet, tetapi proses perencanaan perjalanan wisata dinilai masih memerlukan waktu yang lama. Di sisi lain, masalah di sektor pariwisata semakin diperparah dengan fakta bahwa Indonesia berpotensi mengalami kerugian sebesar 18 miliar USD oleh karena rendahnya tingkat kecakapan digital. Belum lagi hal ini juga berimplikasi negatif serta berpotensi melemahkan aktivitas pelaku dibalik industri pariwisata.
Maka dari itu, Atourin hadir sebagai aplikasi yang menawarkan layanan pariwisata, tidak terbatas pada penyediaan informasi yang dibutuhkan wisatawan saat berlibur saja, tetapi juga pengembangan potensi pariwisata melalui digitalisasi dan pemberdayaan komunitas. Turis yang menggunakan Atourin akan dapat merasakan kemudahan dalam merencanakan perjalanan wisatanya karena akan terdapat fitur layanan informasi objek wisata, pembuatan rencana dan rekomendasi wisata, hingga penyediaan informasi pemandu wisata lokal secara langsung. Pun untuk mitra, Atourin memberikan sebuah layanan berbasis praktis, mudah, dan cepat dengan menghadirkan fitur Visitor Management System.
“Melalui end-to-end tourism services, Atourin berusaha memberdayakan dan mengembangkan sektor pariwisata Indonesia dari hulu ke hilir, baik itu digitalisasi bagi pelaku pariwisata hingga kemudahan untuk wisatawan,” ungkap Benarivo.
Melihat belum meratanya infrastruktur di beberapa wilayah dan ketidaksiapan SDM yang memadai, Benarivo mengaku bahwa proses digitalisasi pariwisata yang sedang dilakukan ini harus dilakukan secara bertahap. Saat ini, salah satu fokus Atourin terletak pada pengembangan beberapa wilayah wisata prioritas yang dianggap mumpuni untuk mengimplementasikan pariwisata digital. Namun sebagai PR utama, partisipasi seluruh elemen stakeholder tetap diperlukan untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya teknologi digital di berbagai aspek kehidupan, salah satunya pariwisata.
“Walaupun dilakukan secara bertahap, hal ini tidak kita nilai sebagai sebuah hambatan, tetapi kesempatan untuk mengenal satu per satu potensi desa wisata yang kita punya di Indonesia. Harapannya, hal ini dapat menjadi solusi menjanjikan untuk kemajuan pariwisata di Indonesia,” tutup Benarivo.
Penulis: I Komang Restu Adi M. Surta
Editor: Ni Kadek Ayu Pratiwi