- 22/08/2022
- Category: Siaran Pers
Penulis: Dea Arum Komala
Penyunting: Firya Qurratu’ain
Youtube CfDS UGM, 19 Agustus 2022 – Ekonomi digital Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu aspek penting bagi masa depan pertumbuhan ekonomi Indonesia, hal ini tentunya dibutuhkan dukungan infrastruktur penunjang seperti 5G yang saat ini sedang digalakkan di Indonesia. Merespon hal tersebut, Center for Digital Society (CfDS) Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan Huawei Indonesia mengadakan Digital Expert Talk #14 bertajuk 5G Services to Boost Indonesia’s Digital Economy. Acara tersebut dihadiri oleh Muhammad Rosidi (Director of ICT Strategy & Business Huawei Indonesia), Syarif Lumintarjo (Kabid Koordinator Iix & Data Center), dan Adis Alifiawan (Analis Kebijakan -Kementerian Komunikasi dan Informatika RI).
Kegiatan diskusi bersama tersebut merupakan salah satu upaya memahami tantangan dan sejauh mana upaya pengembangan infrastruktur 5G yang direncanakan oleh pemerintah juga berbagai stake holder lainnya. Adis Alifiawan membuka pembahasan dengan menjelaskan rencana program prioritas KEMKOMINFO saat ini yakni 1. Pembangunan Infrastruktur Digital 2. Optimalisasi Ekonomi Digital 3. Penataan Spektrum Frekuensi Radio, 5G, dan Analog Switch Off (ASO). Beliau kemudian melanjutkan terkait peran 5G bisa sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi digital indonesia, “5G untuk Ekonomi Digital kami prediksi dapat membantu kontribusi pada PDB Nasional, membuka lapangan kerja, potensi baru revenue stream untuk 5G hadir di industri vertikal. Kalau ditanya kenapa 4G belum rata sudah mengagendakan 5G? Karena ketika 5G masuk maka kebutuhan pemeraataan 4G makin tertekan sehingga semakin menyebar dan demand menjadi semakin besar.”
Dari sisi penyedia infrastruktur/vendor, Muhammad Rosidi pun membagikan lanskap tantangan percepatan dan pemerataan infrastruktur internet pada implementasi 5G di Indonesia. Beliau menceritakan bagaimana Huawei sebagai penyedia ICT Infrastruktur & smart devices melihat ada tiga hal yang mempengaruhi teknologi baru yakni demand, supply, dan experiences. Demand, ia jelaskan memiliki efek domino, seperti kebutuhan market 4G berefek domino menjadi 5G. Dengan adanya hal tersebut, maka perlu supply untuk merakan kebutuhan setiap daerah, yang nantinya akan memunculkan experience di individu, rumah, atau industri. Saat menanggapi keamanan siber dalam 5G, Muhammad Rosidi menyampaikan cybersecurity merupakan prioritas utama Huawei, ia pun mennyapaikan “Yang menjadi tantangan tentu faktor geografi Indonesia namun hal ini dapat diantisipasi dengan kerja sama semua stakeholder dari pemerintah (regulasi) kemudian ditopang oleh bisnis dan huawei sebagai penyedia infrastruktur yang melihat kebutuhan-kebutuhan market saat ini. Dari sisi keamanan sendiri, Huawei memperioritaskan hal tersebut dan telah mematuhi standar global, namun tentu perlu dukungan semua pihak seperti penggunan, organisasi, internet service provider, aplikasi developer, dan penyedia jaringan TIK untuk memiliki jaringan ekosistem transformasi digital yang aman.”
Syarif Lumintarjo menanggapi fenomena ini dengan memaparkan terkait prasyarat yang diperlukan untuk adopsi layanan internet secara menyeluruh dan universal di Indonesia. Syarif menjelaskan kebutuhan bandwidth & latensi internet adalah hal penting yang menjadi ciri 5G, sehingga faktor internet menjadi fondasi utama infrastruktur dr transformasi digital di indonesia. Prasyarat lain supaya perkembangan ekonomi digital berjalan lancar adalah literasi digital dan adopsi teknologi, “Agar masyarakat dapat merasakan manfaat teknologi baru dan 5G sesuai dengan kebutuhan mereka, ya perlu mengetahui minat. Ini taunya dari literasi digital dan mencoba adopsi digital.”
Acara selengkapnya dapat disaksikan kembali di kanal Youtube CfDS melalui link berikut:
Tentang Center for Digital Society (CfDS) UGM
Center for Digital Society (CfDS) UGM adalah pusat studi yang berada di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada. Melalui penelitian dan diskusi publik, CfDS menyediakan sarana edukasi pada masyarakat terkait dampak teknologi di berbagai aspek kehidupan, seperti aspek sosial, politik, dan ekonomi. Digital Expert Talk merupakan salah satu sesi talkshow CfDS UGM yang mengundang berbagai ahli praktisi, industri, pemerintah, akademisi terkemuka untuk membagikan pengetahuan dan pengalaman mereka terkait isu-isu digital yang berhubungan dengan masyarakat saat ini.