Menggunakan Data untuk Meningkatkan Ketertiban Umum: Karena kita bisa, apakah berarti kita harus?

Anno Bunik & Oskar Gstrein

Pengumpulan, analisis, penyimpanan, dan berbagi data telah menjadi semakin populer dan penting bagi berbagai institusi publik. Penggunaan data meningkatkan kemampuan untuk memantau lingkungan, kelompok, dan individu. Analisis statistik dan algoritma tampaknya telah membuat prediksi dan pencegahan kejadian-kejadian yang tidak diinginkan menjadi mungkin. Pengukuran berkelanjutan, pengamatan, dan berbagi informasi memungkinkan otoritas untuk bekerja lebih efisien dalam mengadopsi praktik preskriptif di pekerjaan dan organisasi mereka.

Pada 11 Februari tahun ini, Data Research Centre (DRC) menyelenggarakan simposium tentang topik ini, yang mana mereka bekerja sama dengan NHL Stenden research group on Cybersafety dan Center for Digital Society Universitas Gadjah Mada. Para ahli dari ketiga kelompok penelitian ini berkumpul untuk membahas mobilisasi data untuk berbagai tujuan tata kelola: dari intervensi terhadap mereka yang merencanakan kerusuhan di aplikasi messenger sampai melacak penyebaran COVID-19. Dunia digital semakin banyak dimanfaatkan oleh berbagai lembaga untuk menjaga ketertiban umum dan menjaga masyarakat agar tetap aman, selamat dan sehat.

Simposium ini diikuti 341 peserta dari kalangan akademisi, pemerintah, bisnis, media dan organisasi masyarakat sipil. Masukan yang disampaikan selama sesi akan terus membentuk agenda penelitian kami untuk tahun-tahun mendatang, khususnya di area ‘Tata Kelola Data, Keamanan dan Hak Asasi Manusia’.

Baca selengkapnya melalui lampiran file dibawah ini.