- 26/01/2024
- Categories: Kecerdasan Digital, Uncategorized
Yogyakarta, 20 Agustus 2021 — Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI), Gerakan Nasional Literasi Digital SIBERKREASI, dan Center for Digital Society (CfDS) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada secara resmi meluncurkan rangkaian Mata Kuliah Kecerdasan Digital 2021 (20/9). Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, yang dilanjutkan dengan Diskusi Kecerdasan Digital bersama dengan Iqbaal Ramadhan sebagai perwakilan talenta digital Indonesia, dengan total peserta mencapai 28.000 orang secara virtual melalui platform Zoom.
Peluncuran ini sekaligus membuka kelas perdana Mata Kuliah Kecerdasan Digital (MKKD), yang didukung oleh akademisi multidisiplin dari Universitas Gadjah Mada, DRC Campus Fryslân the University of Groningen dalam kolaborasi di bawah Orange Knowledge Program Nuffic Neso, serta ahli dan praktisi dari perusahaan teknologi nasional dan global kenamaan diantaranya AINO, Huawei, dan Progate.
Dalam pembukaan kegiatan Mata Kuliah Kecerdasan Digital 2021, berbagai perwakilan lembaga pemerintah, akademisi, dan platform juga turut terlibat di antaranya: Dr. Ir. Bonifasius Wahyu Pudjianto, M.Eng selaku Direktur Pemberdayaan Informatika Kominfo RI; Dr. Wawan Mas’udi selaku Dekan FISIPOL UGM; Dr. Oskar Josef Gstrein selaku Assistant Professor at the Department of Governance and Innovation of Campus Fryslân; Yunny Christine selaku Director of Corporate Affairs Huawei Indonesia; Hastono Bayu selaku CEO AINO Indonesia; dan Norman Ganto selaku Country Manager Progate Indonesia.
“Bagi peserta yang mengikuti Seri Mata Kuliah Kecerdasan Digital (MKKD), kenali masalah di sekitar kita dan coba cari solusinya. Hal ini dapat menciptakan inovasi baru. Selain itu, jangan hanya kerja sendiri, sebab era digital adalah era kolaborasi,” ucap Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan bahwa kecerdasan digital menjadi suatu hal yang sangat mendesak untuk ditingkatkan. Mengingat tujuan utama tercapainya Indonesia sebagai negara digital yang maju sesuai dengan Visi Indonesia Emas 2045. Samuel A. Pangerapan mengungkapkan bahwa ketika negara bersedia untuk melakukan transformasi digital, maka upaya tersebut harus dibarengi dengan meningkatnya kualitas SDM yang cakap digital.
Di samping itu, Iqbaal Ramadhan menyampaikan pengalamannya dalam berinteraksi di dunia digital dalam diskusinya. Ia menyatakan bahwa salah satu hal yang terpenting dalam kemampuan literasi digital adalah terbentuknya kemampuan berpikir kritis (critical thinking), yaitu bagaimana masyarakat dapat menyerap berbagai informasi yang tersedia dengan baik. Hal ini kemudian akan bermuara pada penguatan pemahaman masyarakat tentang hoax dan misinformasi/disinformasi.
Iqbaal kemudian menambahkan harapannya terhadap Seri Mata Kuliah Kecerdasan Digital, “Adanya kelas-kelas ini diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi teman-teman untuk bisa memahami bahwa teknologi diciptakan untuk membantu manusia. Pada akhirnya, sumber daya manusia adalah kuncinya. Semoga kelas ini dapat membuka mata bahwa masa depan Indonesia dimulai dari kita semua.”
Dekan FISIPOL UGM, Wawan Mas’udi, juga menyambut peserta kelas dalam Seri Mata Kuliah Kecerdasan Digital. “Seri kuliah ini akan mengajak peserta untuk memahami bagaimana revolusi digital telah bekerja dan merombak kehidupan kita serta memahami bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk kemajuan bersama,” ujarnya.
Sebanyak lebih dari 9.700 peserta dari seluruh provinsi di Indonesia telah bergabung dalam seri mata kuliah ini. Kegiatan ini ditargetkan untuk mahasiswa di seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia dan peserta umum dari berbagai latar belakang. Seri perkuliahan ini juga termasuk dalam program belajar perkuliahan Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sehingga mahasiswa dari berbagai universitas bisa mendapatkan nilai satuan kredit semester (SKS) dalam transkrip perkuliahan mereka. Mata kuliah ini akan berlangsung selama satu semester penuh dengan metode daring menggunakan platform Kecerdasan Digital (kecerdasandigital.id).
Seri Mata Kuliah Kecerdasan Digital diselenggarakan untuk mendorong pengembangan kemampuan digital peserta, khususnya dalam bidang digital literacy dan digital mindset untuk menyelesaikan permasalahan sosial. Lebih lanjut, program ini diharapkan dapat mempersiapkan mahasiswa serta masyarakat umum untuk dapat bersaing dalam era transformasi digital. Oleh karena itu, Seri Kuliah Kecerdasan Digital juga dilaksanakan dengan menggandeng beberapa mitra kolaborator, yaitu Facebook, Google, Iykra, Bukalapak, LINE, dan Japelidi.
Pelaksanaan perkuliahan terbagi dalam dua kelas, yaitu kelas Kecerdasan Digital Dasar dan Kecerdasan Digital Lanjutan. Dalam kelas Kecerdasan Digital Dasar, peserta akan diampu oleh praktisi dari Progate Indonesia dan diajak untuk belajar mengenai digital mindset, design thinking, hingga pengenalan dasar coding (HTML, CSS, SQL). Sementara itu, dalam Kelas Kecerdasan Digital Lanjutan, terdapat tiga stream utama diantaranya meliputi:
- Cybersecurity for All dengan dukungan pengajar dari Universitas Gadjah Mada dan DRC Campus Fryslân the University of Groningen
- Data Science for Social Goods dengan dukungan pengajar dari AINO Indonesia
- AI with a cause dengan dukungan dari tenaga ahli dan pengajar dari Huawei Indonesia.
Mata Kuliah ini diharapkan dapat membawa kebaruan bagi pengalaman belajar sekaligus peningkatan literasi digital dan ilmu pengetahuan bagi peserta kelas di seluruh Indonesia. Sesuai dengan kelas yang dipilih, peserta dapat meningkatkan skill digital yang dimiliki. Sehingga nantinya, capaian tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk mengimplementasikannya dalam berbagai bidang ilmu yang ditekuni untuk penuntasan masalah sosial yang sesuai dengan kondisi tiap daerah.
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Manajer urusan Partnership dan Eksternal melalui email CfDS UGM (cfds.fisipol@ugm.ac.id).