- 10/07/2023
- Category: Siaran Pers
YouTube Channel CfDS, 16 Juni 2023 – Pada masa kini, perkembangan teknologi telah mengubah lanskap dunia keuangan secara signifikan. Salah satu inovasi yang muncul sebagai hasil dari perkembangan ini adalah teknologi keuangan (fintech). Fintech telah memainkan peran penting dalam mengubah cara pengelolaan keuangan, melakukan transaksi, dan mendapatkan akses ke layanan keuangan. Center for Digital Society (CfDS) mengundang PINA, sebuah platform manajemen finansial, untuk membagikan visi dan misi mereka dalam memajukan industri fintech di Indonesia dalam Decision seri ke-4. Vincent Liyanto, CFP®️ selaku Senior Financial Consultant PINA hadir sebagai pembicara utama, dengan Eka Nur Raharja selaku Community Outreach Staff CfDS menemani sesi diskusi. Decision #4 dapat disimak kembali lewat pranala https://www.youtube.com/watch?v=RkwgPqFHPNg.
Sebagai seorang ahli keuangan, Vincent Liyanto, CFP®️ memandang bahwa kehadiran industri fintech sangat dibutuhkan pada masa kini. Hal tersebut karena masyarakat modern ‘tidak cukup’ dilayani oleh industri keuangan tradisional saja. Masyarakat masa kini sangat mencari dan membutuhkan alternatif pelayanan keuangan yang lebih demokratis, transparan, efisien, serta berjangkauan luas. Karenanya, industri fintech pun mulai banyak digandrungi oleh masyarakat, termasuk di Indonesia – yang perkembangannya sejak 2015 melesat hingga 100%. Adanya industri fintech membuat angka inklusi keuangan di Indonesia meningkat. Meskipun demikian, angka literasi keuangan masih jauh tertinggal. “Layanan yang disediakan oleh industri fintech sangat mudah diakses oleh siapapun. Namun, tidak semua orang paham mengenai cara memanfaatkan layanan tersebut dengan baik dan maksimal,” ucap Vincent.
Untuk menjawab isu tersebut, hadirlah PINA sebagai sebuah solusi. PINA sendiri merupakan sebuah startup yang menyediakan platform manajemen keuangan. Platform ini dirancang untuk membantu pengguna mengelola dan mengoptimalkan keuangan pribadi mereka. Untuk membantu para penggunanya dalam mencapai kestabilan keuangan dan mencapai tujuan finansial dengan lebih efektif, PINA menawarkan berbagai fitur. Fitur-fitur tersebut antara lain seperti pelacakan pengeluaran, perencanaan anggaran, manajemen investasi, dan laporan keuangan yang komprehensif.
Tak hanya itu, PINA juga menyediakan konsultasi keuangan untuk saran keuangan yang lebih personal. Konsultasi keuangan tersebut tentunya didampingi oleh perencana finansial yang berpengalaman. Lalu, terdapat financial tools pendukung yang meliputi net worth tracker, goal tracker, budgeting, dan investing. Semua layanan tersebut merujuk pada prinsip manajemen kekayaan ala PINA, yaitu pengelolaan keuangan, pembangunan jaringan pengaman kekayaan, mengumpulkan kekayaan, melestarikan kekayaan, dan meninggalkan warisan di akhir. Dalam pengoperasiannya, PINA tak lupa memanfaatkan teknologi digital yang mutakhir. Dengan demikian, PINA menjadi salah satu fintech startup yang kredibel dan terpercaya di kalangan penggunanya.
Berdasarkan variasi layanan yang terintegrasi tersebut, PINA bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan, memberikan kemudahan akses terhadap layanan fintech, mengedukasi pengelolaan keuangan yang terpusat, dan mendiversifikasi investasi di kalangan masyarakat Indonesia. “Kami sangat bersemangat dalam mendorong peningkatan literasi serta kecakapan keuangan masyarakat Indonesia,” tutup Vincent.
Penulis: Allysa Putri Rendry
Editor: Ni Kadek Ayu Pratiwi