Tahun 2025 Pulau Bali Terancam Kehabisan Air Tawar

Pulau Bali Kekeringan

DigitalSociety.id – Pulau Bali sangat identik dengan Indonesia. Jika kita bertanya kepada orang luar negeri tentang Indonesia, mayoritas mereka akan menjawab Bali. Ya, Pulau Bali memang sudah menjadi pengharum nama Indonesia. Tapi tahukah, bahwa di tahun 2025 nanti Pulau Bali terancam kehabisan air tawar?

Informasi ini sedang viral di laman Facebook, salah satunya yang dibagikan oleh Agung Dananjaya. Dalam postingannya, Agung mengunggah infografis dan artikel tentang penyebab Pulau Bali kekeringan.

Pulau Bali

Tentu ini sangat kontradiktif dengan wajah Pulau Bali saat ini, yang mana merupakan destinasi wisata wisatawan lokal maupun mancanegara.

Postingan tersebut sudah dibagikan oleh 3.366 pengguna Facebook. Ini artinya banyak orang yang kaget dan khawatir jika ini akan terjadi. Dari informasi yang ada tersebut, penyebab kekeringan Pulau Bali adalah intrusi.

Intrusi adalah pergerakan air asin ke akuifer air tawar yang dapat mengkontaminasi sumber air minum (tawar). – Wikipedia

Mengapa di Bali bisa terjadi intrusi?

Di dalam infografis tersebut disebutkan ada 4 penyebab utama, yaitu :

  • Konsumsi air sektor pariwisata 3 juta liter per hari

Sebagian besar wilayah di Bali menyumbangkan potensi wisata. Saking banyaknya kebutuhan untuk sektor pariwisata ini kebutuhan konsumsi air sangat besar, yakni 3 juta liter per harinya. Bisa dibayangkan jika ini berlangsung beberapa tahun ke depan tanpa adanya antisipasi dari sekarang.

  • Jarak intrusi air laut dari pantai 1 kilometer

Ini terjadi karena semakin menipisnya lahan terbuka hijau. Potensi wisata yang sangat besar, membuat setiap sudut Pulau Bali banyak di bangun hotel, vila dan bangunan permanen lainnya. Sehingga membuat resapan air tanah berkurang.

  • Penurunan muka air Danau Buyan 3,5 meter

Danau Buyan memiliki pengaruh besar bagi ketersediaan air tawar di Bali. Sayangnya sejak tahun 2012, Danau ini mengalami penurunan permukaan air hingga 3,5 meter. Fakta lainnya adalah tidak banyak ditemui sumur – sumur warga yang memiliki dalam kurang dari 40 meter.

  • Sungai yang kering 260 dari 400
Baca juga :   Music Video Wali - Bocah Ngapa Yak Banjir Viewers

Di Bali ada 400 sungai, sayangnya 260 sungai sudah mengering. Sungai sebagai sumber air tawar tentu akan sangat berpengaruh besar jika mengering.

Dalam artikel yang dibagikan oleh Agung tersebut, menyebutkan bahwa perubahan ini bersifat permanen. Yang artinya tidak bisa diubah lagi. Dan Bali pun akan mengandalkan teknologi desalinasi, yaitu teknologi yang menjadikan air asin menjadi air tawar. Jelas ini akan memakan biaya yang tidak sedikit. Pun kedepannya akan berdampak pada sektor pariwisata itu sendiri karena semakin tingginya pajak.

Tapi sebenarnya bukan hal yang tidak mungkin jika mulai sekarang mencoba untuk melakukan perubahan-perubahan gaya hidup untuk mengatasi masalah ini. Meskipun sulit, paling tidak akan bisa memperpanjang umur keberadaan air tawar di Bali.



Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Your email address will not be published. Required fields are marked *